chipset

Chipset Terbaik Pada Tahun 2021 Ini

Swakarta.com – Jika anda jeli memperhatikan perkembangan teknologi saat ini terlebih di industri mobile, chipset merupakan tulang punggung utama dari sebuah smartphone. Wajar saja ketika ada sebuah HP baru yang hadir, yang pertama kali orang lihat adalah chipsetnya, chipset apa yang digunakan di HP tersebut. Pasti Anda juga termasuk demikian bukan?

Hal tersebut wajar dilakukan karena dengan memperhatikan chipset terlebih dulu, sebelum anda memutuskan membeli sebuah HP. Chipset merupakan pusat atau otak dari sebuah smartphone. Jika chipnya saja lambat maka akan mempengaruhi kerja HP tersebut.
Dari berbagai macam Chipset yang ada, kita akan membahas 5 chipset terbaik di tahun 2021 :

1. Apple A15 Bionic

Chipset pertama yang kita bahas adalah Apple A15 Bionic, merupakan chipset yang menjadi andalan pada iPhone 13 series yang baru saja di release. Chipset ini diklaim Apple mempunyai kemampuan yang lebih cepat, termasuk juga untuk pemrosesan data. Karena pada chipset ini juga mempunyai unit pemrosesan grafis (GPU) yang terbaru, dan mesin saraf yang berkinerja lebih tinggi dan mempunyai teknologi AI untuk hasil foto yang lebih baik lagi.

Pada Apple A15 Bionic mengandalkan 2 inti pemrosesan yang mempunyai kinerja yang tinggi dan empat inti untuk lebih efisiensi. Hal yang sama juga pada seri A14 Bionic. Hanya saja kali ini pada A15 Bionic memiliki lebih kurang 15 miliar transistor. Dengan Jumlah transistor yang lebih banyak dari A14 Bionic hanya berjumlah kisaran 11 milyar transistor saja. Dari skor Geekbench, A15 Bionic mempunyai skor 1.746 untuk single corenya dan 4.772 untuk multicorenya.

✅ BACA JUGA:   Tutorial Nonton Neflix Dengan Gratis, Di Jamin Work!!!

2. Apple A14 Bionic

Chipset ke dua yang kita bahas adalah Apple A14 Bionic yang merupakan chipset yang kencang di industri mobile. Chipset yang dibangun menggunakan proses fabrikasi 5 nanometer. menggunakan teknologi tersebut, Apple juga dapat memberikan 11,8 miliar transistor di dalam chipset tersebut. Sehingga, kinerja dari perangkat yang menggunakan chipset ini akan mempunyai peningkatan yang lebih tinggi hingga 40 persen dibandingkan dengan A13 Bionic yang dibangun dengan fabrikasi 5 nm saja.

Apple A14 Bionic dibuat mempunyai enam prosesor inti yang berbasis intruksi set ARMv8.5-A. Pada ke 6 prosesor chipset ini yang mempunyai 2 core dengan berkinerja tinggi, dan 4 core dengan penghematan daya. Sementara itu untuk pengolahan grafisnya, A14 Bionic masih mengandalkan GPU yang hanya memiliki empat inti saja. Apple juga mengklaim jika GPU ini mempunyai kemampuan 50% lebih kencang pada chipset ini dibandingkan GPU di chip kelas atas buatan pabrikan yang lainnya.

✅ BACA JUGA:   7 Aplikasi Streaming Film Terbaik! Simak Di Sini

3. Snapdragon 888

Selanjutnya Snapdragon 888 5G adalah chipset yang memberikan penawaran performa yang kencang di ekosistem Android. Chipset yang dikembangkan oleh pabrikan Qualcomm yang menggunakan teknologi fabrikasi 5 nm. sehingga Chipset ini juga mendukung jaringan 5G. pada chipset ini juga terdapat tiga kluster prosesor. yang Pertama, kluster Kryo 680 dengan jumlah 4 core dengan kecepatan 1.8 GHz, untuk performa  penghemat daya.

Pada Kluster keduanya hadir menggunakan 3 core Kryo 680 dengan kecepatannya 2.42 GHz untuk performa kencangnya. Dan kluster prime Kryo 680 dengan satu core berkecepatan 2,84 GHz untuk performa yang lebih kencang. Ponsel yang menggunakan Snapdragon 888 5G dapat menghasilkan nilai Antutu di angka 8 di angka 700 ribuan. Akan tetapi, pada chipset ini tidak hanya sekadar menawarkan performa itu saja. Terdapat juga fitur tambahan yang lain yang nya, sehingga membuat chipset ini tergolong sangat matang untuk digunakan di ponsel kelas atas.

4. Exynos 2100

Selanjutnya kita beralih ke Chipset kencang yang lainnya adalah “otak” dari Samsung  type Galaxy S21 series. Chipset yang dibangun menggunakan proses fabrikasi EUV 5 nm dan juga diproduksi sendiri oleh pabrikan Samsung. Chipset ini juga menawarkan performa yang lebih kencang dan juga stabil dibandingkan dengan Exynos pendahulunya.

✅ BACA JUGA:   Cara Mengembalikan Ikon Wifi Tidak Muncul pada Windows 10

Exynos 2100 juga sudah support terhadap jaringan 5G, dan juga hadir dengan delapan core yang dbagi menjadi 3 kluster, diantaranya adalah 2 prosesor Cortex-A78 yang mempunyai kecepatan 2,8 GHz untuk kebutuhan performa yang sangat kencang, satu prosesor Cortex-X1 6 2,9 GHz untuk performa lebih kencang, serta 4 proesor Cortex-A55 2,2 GHz. Untuk prosesor grafis juga dibekali ARM Mali-G78 MP14.

5. Kirin 9000

Kirin merupakan chipset rancangan dari pabrikan huawai dimana mereka mengeluarkan produk terbarunya yaitu Kirin 9000 chipset dengan fabrikasi 5 nm. Chipset ini rancangan oleh Huawei untuk produksi TSMC dan menjadi chipset dengan produksi yang dibatasi, setelah Amerika melakukan boikot terhadap Huawei. sehingga menjadikan Situasi ini sulit untuk dihadapi oleh Huawei, terlebih lagi beberapa teknologi dari pembuatan chipset ini sendiri banyak menggunakan lisensi dari Amerika Serikat itu sendiri. Kirin 9000 juga menjadi salah satu chipset yang terbaik dengan performanya yang kencang berdasarkan skor di beberapa benchmark.

Chipset kencang ini juga dibekali 8 core yang terbagi atas 3 kluster, Kluster yang pertama adalah tiga core ARM Cortex-A77 2,54 GHz untuk performa kencang, kluster kedua satu core Cortex-A77 3,13GHz untuk performa lebih kencang, dan kluster ketiga empat core Cortex-A55 2,04 GHz untuk hemat daya.