cara kerja heat exchanger

Sudah Tau Cara Kerja Heat Exchanger? Simak Berikut Ini

Swakarta.com – “Cara kerja heat exchanger” – Heat Exchanger atau sering kita sebut dengan istilah Alat Penukar Panas adalah sebuah alat yang berfungsi untuk memindahkan energi panas dari dua atau lebih fluida dan juga terjadi pada temperatur yang berbeda diantara fluida, dimana fluida tersebut ada yang bertindak sebagai fluida yang panas (hot fluid) dan yang lainnya akan bertindak sebagai fluida yang dingin (cold fluid).

Heat Exchanger bisa kamu gunakan sebagai pemanas (regenerator) ataupun sebagai pendingin (recuperator) tergantung terhadap tinjauan perpindahan panas yang terjadi. Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari alat yang satu ini baik dari skala kecil, misalnya: AC (Air Conditioner) atauupun skala yang besar, misalnya : Powerplant. Jenis heat Exchanger sangat bervariasi dan bisa diklasifikasikan berdasarkan dari beberapa tinjauan seperti berikut ini :

  • Proses Perpindahan
  • Jumlah Fluida Kerja
  • Desain Konstruksi
  • Bidang Kontak Perpindahan Panas
  • Arah Aliran Fluida

Cara Kerja Heat Exchanger

HEAT EXCHANGER BERDASARKAN PROSES PERPINDAHAN

Berdasarkan dari proses perpindahannya heat exchanger bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu: direct contact dan juga indirect contact. Direct contact heat exchanger adalah heat exchanger dimana perpindahan panas di antara ke dua fluida panas dan juga fluida yang dingin akan langsung terjadi kontak ataupun tanpa adanya pembatas. Sebaliknya juga untuk Indirect heat Exchanger, perpindahan dari panas di antara kedua fluida tersebut dibatasi oleh sebuah dinding pembatas.

HEAT EXCHANGER BERDASARKAN JUMLAH FLUIDA KERJA

Berdasarkan dari jumlah fluida kerjanya, heat exchanger bisa dibagi menjadi 2 fluida, 3 fuida dan N-fluida (N>3). Sesuai dengan jumlah tinjauannya yang ditinjau tersebut adalah jumlah fluida  dari kerjanya saja, namun harus sesuai dengan konsep dasar dari heat exchanger. Yaitu harus ada yang bertindak sebagi fluida yang panas dan juga menjadi fluida yang dingin, dan untuk jumlahnya disesuaikan dengan desain.

✅ BACA JUGA:   Cara Mudah Melacak No Hp Tanpa Aplikasi!

Pada umumnya terdapat dua fluida kerja didalam heat exchanger baik untuk proses pemanasan, ataupun pendinginan, penambahan panas atau penyerapan panas. Untuk penggunaan dari fluida kerja yang lebih dari dua buah fluida biasanya di-aplikasikan pada industri yang menggunakan proses kimia seperti halnya proses penghilangan terhadap kandungan nitrogen dari bahan baku gas alam.

HEAT EXCHANGER BERDASARKAN ALIRAN FLUIDA

Ditinjau lagi dari aliran fluida yang sudah mengalir di dalam heat exchanger, heat exchanger bias dikelompokkan menjadi single pass ataupun multi pass heat exchanger. Heat exchanger bisa juga disebut sebagai single pass heat exchanger ketika sebuah fluida mengalir hanya satu kali saja di dalam heat exchanger tersebut. Sedangkan pada multi-pass, fluida tersebut mengalir lebih dari satu kali di dalam sebuah heat exchanger. Untuk single pass heat exchanger terdapat dua jenis arah dari aliranya itu counter flow dan juga parallel flow.